FF: Our Secret Part 3

Our  Secret

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

 

 

Part 3 => Shin rae bin

 

Rae Bin POV

Bosan dengan menonton TV, aku mulai memperhatikan kembali isi dalam dorm ini.

“haaahhh,,, aku bosan.”eluhku dengan menarik nafas panjang, sesaat hyukie yang dari tadi merangkul pinggangku langsung menoleh ke arahku.

“waeyo chagi?”tanyanya dengan mimik datar.

“aku bosan. Oh iya dimana Hee yeon onnie??” tanyaku pada hyukie yang sudah kembali menonton TV.

“molla. Mungkin ditempat biasa.” Jawabnya tanpa mengindahkan pandangannya dari layar kaca.

Aku langsung beranjak menuju tempat biasa Hee yeon dan Hankyung oppa berdua.

Rae Bin POV end

 

Yongsoon POV

“Curaaaaaaaangggggg,,,,” teriaknya dari dalam ketika aku dan Yeon Ji beranjak keluar kamar.

“Hahahah,,, tak salah aku memilih Yeon Ji menjadi partner untuk menghabisimu Kyunie” seringaian puas keluar dari mulutku. Lelah bermain game aku berjalan menuju ruang tengah. Kini disana hanya Eunhyuk oppa yang sedang asik menonton TV. Aku menghampirinya dan duduk disamping kiri Eunhyuk oppa sedangkan Yeon Ji masih berdiri dihadapanku.

“oppa,, dimana chagiyaku?” tanya Yeon Ji dengan nada manja seolah-olah anak kecil yang ingin dibelikan permen.

Kulihat Eunhyuk oppa hanya melihat sekilas ke arah Yeon Ji dan kembali mengarahkan matanya ke TV. “Molla,sepertinya dikamar. Tadi sih bilangnya mau ngasih makan dangkoma.” Jawabnya tanpa membari ekspresi sedikit pun.

“Haaaahhh,, selalu saja dangkoma yang diurusin sedangkan aku? Kapan dia ngurusin aku?” gerutunya yang langsung menuju kamar Yesung oppa. Aku terkekeh kecil melihatnya, hanya karena seekor kura-kura bisa membuat Yeon Ji dan Yesung oppa bertengkar, tinggal tunggu saja tanggal mainnya hhehehe. Kuakui Yeon Ji lah yang paling manja diantara kami, yeojachingu super junior member, tapi siapapun tak dapat menyangkanya kalau dia juga dapat bersikap lebih dewasa dari pada Yesung oppa yang umurnya terpaut lumayan jauh. Tapi itulah Yeon Ji.

Terasa aneh bila Hyukie oppa betah berdiam sendiri tanpa Rae Bin onnie. Setahuku Hyukie oppa paling tidak bisa berlama-lama jauh dengan onnie ku yang satu ini kecuali bila oppa memang sedang ada schedule yang mengharuskan mereka berpisah. Onnie memang tipe yeoja yang sedikit cuek dalam hal keromantisan sama halnya dengan kyunie yang tak bisa bersikap romantis denganku,, terlihat dari sikapnya yang selalu protes bila Hyukie oppa mulai mencoba bersikap romantis kepadanya. Namun mereka lah pasangan yang aneh diantara kami semua.

“oppa, tumben kau nonton sendirian. Rae onnie dimana?” tanyaku sambil celingak-celinguk mengindarkan pandangan ke semua ruangan. Hyukie oppa menoleh ke arahku dan menjawab “sedang bersama dengan Hee Yeon dan Hankyung hyung kali, tadi dia bilang bosan menonton TV terus.”

“ohhh,, oppa emang kau tak bosan menonton acara TV terus?” tanyaku dengan nada sedikit heran melihatnya.

“tidak. Aku sedang menunggu acara kesukaanku. Sebentar lagi mulai makanya aku betah disini.”

“acara apa oppa? Baru tahu aku, kau punya acara kesukaan. Whoaaaa,,, jangan bilang kalo film yadong yang kau tunggu.” Aku mengingat kebiasaan buruk oppa langsung menoleh kilat kearahnya. Terlihat Hyukie oppa terperanjat kaget mendengar teriakanku. Tak salah aku bisa mempunyai fikiran seperti itu, karena Hyukie oppa memang senang sekali menonton film-film yadong, tidak hanya melihat bahkan sampai mengoleksinya.

“Ya~ apa-apaan kau ini. Tidak usah berteriak seperti itu. Mana mungkin aku menonton film itu disini, bisa habis aku dengan Teuki hyung, lagian kau ini ada-ada saja mana ada acra seperti itu sore-sore seperti ini.”jelasnya kepadaku.

“haaaahhh,,, syukurlah. Onnie kenapa kau bisa betah berpacaran dengan namja yadong seperti dia.” Celetukku dengan bernafas lega.

“Mworago??”

“Ann,, aniyo hhehehe” untunglah dia tidak mendengar ucapanku tadi.

“hhahahahahaha…” terdengar tawaan sangat puas dari kamar Hankyung oppa dengan pintu yang sedikit terbuka. Ku rasa itu suara Rae onnie, siapa lagi yang mempunyai suara tertawa  keras seperti itu, walaupun dia seorang yeoja tapi jika tertawa bagaikan seorang namja,hhahah.

“diam kau Rae, tak usah menertawakanku seperti itu. Kau juga belum tentu bisa melakukannya kan?” tukas Hee Yeon onnie keluar dari dalam kamar dengan wajah kusut 13lipatan.

“habis kau lucu sekali, sudah berkali-kali berlatih tetap saja tidak bisa. Dasar babo!!” sahut Rae onnie yang juga keluar dari dalam kamar Han oppa. Kedua onnieku ini memang sering ribut karena masalah kecil. Selain Hae oppa, Rae onni juga paling suka menjahili Hee Yeon onnie. Terkadang aku suka kasihan melihat Hee Yeon onnie yang selalu diganggu oleh Rae onnie, tapi itu juga menjadi hiburan tersendiri untukku.

“ada apa onnie?” Tanyaku pada Hee onnie yang sudah duduk disampingku.

“tanyakan saja padanya.” Tujuknya kebelakang yang langsung mengarah pada Han oppa yang ternyata sudah ada dibelakang kami dan juga ikut tertawa kecil sama seperti Rae onnie.

“aniyo,, hanya ada kecelakaan kecil saja tadi.” Jawabnya santai.

“walaupun kecil tapi tetap saja sangat lucu bagiku.” Celetuk Rae onni yang membuat onnie pertamaku bertambah kusut mukanya.

Flash Back

Rae Bin POV

Bosan terus-terusan menonton TV, aku memutuskan untuk  mencari Hee Yeon Onnie. Dimana dia ya?? Setelah selesai makan tadi aku tak melihatnya lagi.

Disudut kiri ruangan, ku lihat Donghae dan Hyo Soo sedang duduk ngampar didepan komputer. *wow bahahasanya hhe* berpangkuan sebuah gitar Donghae asik menulis sesuatu dengan Hyo Soo berada disampingnya.

“Donghae~ya, sedang apa kau disana?? Oh iya, apakah kau melihat Hee Yeon?” tanyaku santai dan seperti biasa aku memanggilnya tanpa ada embel-embel oppa diakhir kusebut namanya. Mendengar itu kedua alisnya bertaut dan melayangkan pandangan kesal kepadaku.

“panggil aku dengan sebutan oppa. Aku tuh lebih tua darimu dan bukan urusanmu apa yang sedang kulakukan.” Jawabnya tanggas dengan bentuk mulut yang mengerucut. Aku terkekeh kecil melihatnya, lagi-lagi dia kesal karenaku. “dia ada dikamar Han oppa sepertinya onn. Oh iya onnie aku sedang dibuatkan sebuah lagu oleh Hae.” Terang Hyo Soo yang juga ikut-ikutan tertawa kecil.

“oh,, gomawo saeng. Ya~ Donghae~ya jangan kau racuni dongsaengku yang satu ini dengan sejuta rayuan gombalmu itu.” Kataku yang langsung menuju kamar Han oppa. Ku dengar kini dia sedang menggerutu mendengar kata-kataku tadi.

“Ya~………..13+2!@#$%^&*()_(). Aisssshhhhh,,,, aku jadi lupa. Shireo.. awas kau Rae Bin.!!!”

Sebelum benar-benar masuk ke dalam kamar Han oppa, aku menyempatkan diri mengintip kegiatan yang sedang dilakukan oleh pasangan JeWook. Aku menuju dapur sebentar, sepertinya mereka sedang membuat suatu makanan dengan resep baru lagi, dan kali ini Shindong oppa yang menjadi jurinya.

“bagaimana hyung hasil masakan kami?” tanya Wookie oppa dengan mimik penuh harapan. Dengan mata terpejam, Shindong oppa mencoba menikmati sedikit demi sedikit makanan yang disajikan.

“bagaimana oppa??” Je Ri mencoba mencari kepastian dari Shindong oppa dengan kedua tangannya yang bergelayut memegang tangan kanan Wookie oppa. Kekhawatiran tampak terlihat jelas dari nada bicara Je Ri.

“emmmmmm,,,, enak,, enak sekali, aku mau nambah boleh??” ucap Dong-dong oppa, yang membuat Je Ri melayangkan sebuah pelukan hangat kepada Wookie oppa.

“Yeeeeeyyyy,,, kita berhasil lagi chagi.” Ucap Je Ri yang langsung memeluk Wookie oppa

“ne,, chagiya.” Wookie oppa membalas pelukannya. “sepertinya kita bisa membuka sebuah restoran baru untuk usaha kita kedepannya chagi.” Tambahnya tanpa mengubah posisi mereka.

“hei,, hei,, kalian tidak menganggap aku? Jangan berpelukan seperti itu di depanku.” Protes Shindong oppa.

“ah,, ne mianhae oppa abis aku senang karena resep yang kita buat berhasil lagi.” Tersadar, Je Ri langsung melepaskan pelukannya.

Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat JeWook couple yang hobby sekali membuat resep-resep baru. Setelah itu aku langsung menuju kamar Han oppa. Haaahh,,, kebetulan sekali pintunya tidak tertutup rapat, ini memudahkanku untuk menyeruak masuk ke dalam. Muncul ide jahil dalam otakku. Ku intip sedikit ke dalam.

OMO,,,,,,,*( O,O)* pemandangan apa ini?? Aku melihat kedua kepala yang bergerak berlainan arah. Sepertinya mereka sedang………………………..

Perlahan-lahan aku masuk ke dalam, bagus dia tak menyadari kedatanganku. Tanpa aba-aba, aku berteriak unutuk menghantikan aktivitas mereka.

“Nah looooohhhh… ketahuan! Apa yang sedang kalian lakukan?” teriakku yang menyadarkan mereka dan langsung mengubah posisi duduk mereka. Wajah Hee Yeon onnie langsung berubah merah padam saat kepergok denganku.

“aiiiissshhhh,,, kau ini selalu saja mengganggu. Ada apa kau kemari?” sentak Han oppa yang kesal karena kedatanganku.

“aniyo aku hanya iseng saja mencari onnie. Oppa apa yang kau lakukan dengan onnieku?” jawabku santai dan duduk disebelah Hee onnie.

“emmm,,, ann,, aniyo. Kita hanya sedang berlatih saja.” Jelasnya terbata-bata.

“berlatih?? Berlatih apa onn?” tanyaku dengan sedikit memiringkan kepalaku menatap wajah Hee onnie dengan tampang menyelidik jahil. Wajahnya bertambah merah setelah mendengar pertanyaanku. Hee Yeon adalah yeoja yang sudah ku anggap seperti onnie ku sendiri. Kami memang tidak mempunyai hubungan apa-apa pada mulanya. Namun kini kami menjadi terikat satu sama lain, karena suatu ikatan yang tidak dapat aku jelaskan karena ini adalah secret.

Walaupun dia yang paling tua diantara kami, namun dia juga yang paling polos jika berkaitan dengan cinta. Menurut ceritanya tidak banyak laki-laki yang pernah menjadi kekasihnya.

“emmmm… berlatih kissue. Tadi Hannie meminta itu padaku tapi aku tak mengerti cara melakukannya, makanya Han mengajarkankanku melakukan itu. Tapi sudah berkali-kali berlatih aku tetap saja tidak bisa. Ada saja dorongan yang membuat hatiku berdetak kencang dan membuatku menjauh.” Dengan wajah polos yang sedikit menunduk ia menjelaskan semuanya kepadaku.

”Huaaaahahahahahahahahahahahahah… “ aku lepas kontrol, tawaku meledak begitu saja.

“kenapa kau tertawa seperti itu?” culasnya dengan melayangkan pandangan tajam kepadaku. Aku tak menjawabnya karena aku tak dapat berhenti tertawa.

Flash Back end

“hhahahahahahaha…..” spontan semuanya langsung tertawa mendengar cerita Han oppa.

GUBBBRAAAGGG

“Shireo,,, aku benci kau Sungie babo. Onnie ayo kita pulang.” Yeon Ji keluar dari kamar Yesung oppa disusul dengan suara bantingan pintu. Benar kan apa yang ku katakan tadi, kalau sudah berhubungan dengan dangkoma Yeon Ji selalu saja cemburu dan ujung-ujungnya bertengkar. Terkadang aku heran dengannya,bisa saja cemburu dengan seekor hewan. Ckckckck

“ya~ onnie ayo kita pulang!! Kenapa tidak menjawabku?”

“onnie siapa yang kau tuju? Disini semuanya onnie mu.” Jawabku yang masih menunjukan tatapan bingung.

“KALIAN SEMUA.” Tegasnya dengan menekan semua kata yang terucap dari bibir mungilnya.

“suara apa itu?” mendengar suara ricuh dari dalam dorm, Teuki oppa yang baru pulang dari acara undangan perkumpulan para leader artis-artis SME, langsung menghampiri kami yang sedang berkumpul di ruang tengah.

“eh, Teuki hyung. Aniyo hyung, seperti biasalah Yeon Ji dan Yesung hyung.” Ucap Eunhyuk oppa mencoba menjelaskan.

“aiiigoooo,, kenapa lagi kalian ini? Kalau setiap ada pertengkaran semua pintu dibanting seperti itu harus berapa kali aku mengganti engsel pintu yang rusak akibat ulah kalian?” terdengar nada frustasi dari Teuki oppa.

“sudah,, sudah lebih baik kalian pulang sudah malam.” Han oppa mencoba menengahi.

“ne geuraeyo,, yong soon panggil Je Ri dan Hyo Soo ajak mereka pulang.” Perintah Hee onnie padaku.

“ne onnie. Je Ri, Hyo Soo,,,,,, ayo kita pulang!!” teriakku memanggil Je Ri yang masih asik dengan memasaknya dah Hyo Soo yang masih larut dengan suasana romantis yang diciptakan Donghae oppa.

“Ne,, Chankaman.” Sahut Je Ri keluar dari dapur disusul Wookie dan Shindong oppa di belakangnya. Tak lama Hyo Soo pun ikut berkumpul di ruang tengah dengan wajah berseri-seri.

“besok kita lanjutkan lagi ya chagi.” Ucap Donghae oppa dengan mengusap kecil pucuk kepala Hyo Soo

“ne chagi, tapi aku mau kau buatkan lagu yang lebih bagus lagi untukku.”sahut Hyo Soo yang masih bergelendotan manja di dalam rangkulan Donghae oppa.

“sudah-sudah ayo kita pulang. Kalian ini selalu saja mengumbar keromantisan.” Protesku melihatnya.

“chankaman..” Shindong oppa menghentikan langkah kami ketika ingin meninggalkan dorm.

“ada apa lagi oppa?” tanyaku

“Ya~ dasar namja-namja babo. Apakah kalian akan membiarkan yeojachingu kalian pulang sendirian di tengah malam seperti ini? Kalau terjadi apa-apa bagaimana?” ujarnya dengan gaya bertolak pinggang.

“oh iya ya,,” sahut Wookie oppa. Hyukie oppa langsung mendekatkan diri dengan Rae onnie dan langsung mengaitkan tangannya di pinggang mungil milik onnie, begitu pula dengan Han oppa, JeWook dan HaeSoo couple yang dari tadi sudah merangkul satu sama lain makin mengeratkan rangkulan mereka sedangkan JiSung couple yang tadinya bertengkar kini telah rujuk kembali karena Yesung oppa memberikan sedikit kecupan manis di pipi lembut Yeon Ji, hal tersebut memadamkan api cemburu dalam hati Yeon Ji. Yesung oppa memang paling bisa mengendalikan amarah Yeon Ji.

“mana Kyunie?” tanya Teuki oppa padaku.

“mollayo oppa, mungkin masih bergelut dengan gamenya.” Jawabku

“aiiissshhhh,, Khyuhyuuunnnn baboooo,,, antarkan Yong Soon pulang.” Teriak Teukie oppa yang sudah geram dengan kebiasaan Kyunie yang tak kenal waktu bila sudah berurusan dengan gamenya.

“aaaa,,, ne hyung” jawabnya yang segera keluar dari kamar dan langsung meraih tubuhku agar masuk ke dalam dekapannya.

Advertisements

5 thoughts on “FF: Our Secret Part 3

  1. Ckckck..
    Masak cemburu ama dangkoma eon..
    Aigoo..
    Yya..kenapa polos bgt sih hee eonni..
    Sampai” kisseu nya diceritain jg…kekekek 🙂

  2. Maaf sebelum’a thorr?? Aq ngerasa ni ff monoton, jdi gga kerasa feel’a, trus agak ribet pembagian pov’a. Terlalu bnyak peran..
    Mianata..

    Maaf ya thorr..

    Next part..

  3. aigoo itu hee yeon polos banget, masa langsung jawab lagi latihan kisse kkkk~
    kyu kyu dirimu selalu saja bermain game dan melupakan kekasih sendiri ckckck~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s