FF: Our Secret Part 5

Our  Secret

Cast       :

1.  All of Super Junior member as theirselves

2. Choi Yong Soon

3. Choi Yoon Yang

4. Shin Rae Bin

5. Choi Je Ri

6. Min Hee Yeon

7. Shin Hyo Soo

Genre   : Friendship, Romance, something that doesn’t make sense..kekekeke~

Rating   : General *can be changed..it’s up too author  about what their story will be made ^^*

Disclaimer           : Kyuhyun belongs to Choi Yong Soon, Yesung belongs to Choi Yoon Yang, Eunhyuk belongs to Shin Rae Bin, Hangeng belongs to Min Hee Yeon, Donghae belongs to Shin Hyo Soo, Ryeowook  belongs to Choi Je Ri and the rest it’s up to you..kekekeke~

Part 5 =>> Choi Yeon Ji *Choi Yoon Yang*

Yong Soon POV’s

“Kenapa kita kesini bukannya ke kursi penonton?” tanyaku binggung pada Yeon Ji. Begitu sampai ke studio MuBank ini Yeon Ji bukannya mengajakku langsung ke kursi penonon tetapi malah sibuk mengelilingi back stage. Padahal kalau telat sebentar saja akan kehabisan tempat duduk.

“Tenanglah. Tujuan kita kesini bukan hanya untuk menonton perfomence mereka, tapi kau tidak akan menyesal nanti” Yeon Ji tersenyum penuh arti tanpa menoleh kearahku, dia sibuk mengedarkan pandangannya mencari sesuatu.

“Itu dia” katanya senang, kemudian Yeon Ji menarik tanganku. Aku hanya bisa menurut saja.

“Gi Kwang” panggil Yeon Ji pada seorang namja yang berjalan ke luar sebuah ruangan.

“Hei Yeon Ji kau kesini? Aku sangat surprice” namja itu tersenyum senang pada Yeon Ji. Namja yang bernama Gi Kwang itu membuka lebar tangannya seolah mengundang Yeon Ji ke dalam dekapannya, Yeon Ji memeluk sekilas namja itu.

“semalam kan aku sudah bilang akan menontonmu. Jadi mana mungkin aku mengingkari janjiku, kau seperti tidak mengenalku saja” jawab Yeon Ji.

Aku berdeham, merasa tidak dihiraukan oleh mereka. “owya, Gi Kwang kenalkan ini temanku namanya Yong Soon, Choi Yong Soon” Yeon Ji mengenalkanku pada Gi Kwang.

“Hei, senang berkenalan denganmu Yong Soon-ah” Gi Kwang tersenyum ramah padaku sambil mengulukan tangannya.

Ternyata Gi Kwang teman Yeon Ji. Pantas saja Yeon Ji bersikeras ingin mengajakku pergi. Gi Kwang juga orang yang sangat ramah, aku membalas uluran tangan Gi Kwang. “Ne na ddo. Aku juga sangat senang bisa mengenalmu” kataku pada Gi Kwang.

“Sebentar lagi aku bersama BEAST akan tampil. Kalian harus menonton ya!. Aku sudah menyiapkan kursi VIP untuk kalian. Aku permisi dulu” sebelum pergi Gi Kwang sempat menyunggingkan senyumannya lagi. Meskipun matanya terkesan hilang saat dia tersenyum tapi dia terlihat sangat manis.

“Ayo kita ke kursi VIP” ajak Yeon Ji bersemangat sambil menarik pelan tangnku.

“Bagaimana kau bisa kenal seorang Gi Kwang?” Tanyaku heran di tengah perjalanan kami menuju tempat penonton.

“Dia itu salah satu mantanku” jawab Yeon Ji singkat dengan senyum renyahnya.

Aku mengangguk-angguk, bagaimana aku bisa lupa kalau Yeon Ji itu seorang Casanova. Yeon Ji memang terlahir sebagai anak kalangan atas, jadi tidak begitu heran kalau dia bisa dekat dengan kalangan artis sekalipun. Sebelum jadian dengan Yesung oppa saja, dia jadian dengan Lee JongHyun anak CN.BLUE. “kapan bertemu SHINee nya?” tanyaku tak sabar.

“setelah menonton pemanpilan mereka kita akan ke back stage lagi menemui SHINee juga” jelas Yeon Ji. Aku mengangguk mengerti, kemudian duduk dengan manis menyaksikan acara yang sudah mau di mulai.

Rae Bin POV’s

“Hyuk Jae, kenapa dorm sepi sekali?” tanyaku pada Eunhyuk yang sibuk mengotak-atik I-Phone nya.

“Siapa yang kau maksud chagi?” Eunhyuk membalasku dengan pertanyaan juga, tanpa menoleh padaku.

“Semuanya” jawabku singkat sambil menyilangkan kedua tanganku ke dada. Aku mulai bosan.

“Baiklah, akan ku jawab satu-satu demi mu. Teuki hyung dan Heechul hyung sedang mengisi acara di radio. Han hyung pergi, katanya ingin menjemput Haneul nya di apartemen. Yesung hyung, sungmin hyung dan Siwon sedang di kamar, Kangin hyung sedang ke luar membeli cemilan, Donghae sedang online dengan Hyo Soo di depan computer, Kyu bersemedi dengan gamenya, Wookie dan Je Ri d dapur bersama Shindong hyung, Ki Bum ke luar negeri, dan aku sekarang ada di sampingmu chagi. Apa kau puas dengan jawabanku?” Jelas Eunhyuk panjang lebar.

“Aku belum mendengar Yong Soon dan Yeon Ji” kataku.

“tadi mereka kesini paling awal. Tapi pergi lagi, Yeon Ji kesini hanya untuk bertemu dengan Yong Soon bahkan dia belum bertemu dengan Yesung hyung, sebelumnya Yong Soon membuat Kyu kesal lagi. Sepertinya setelah Teuki hyung pulang nanti, dia harus segera mengganti engsel pintu kamar KyuMin.”

“Mereka bertengkar lagi?”

Eunhyuk mengangkat bahu, seolah tak ingin tahu. “Aku bosan” kataku sambil beranjak dari tempat duduk. Eunhyuk mengikutiku.

“Kau kenapa?” tanyanya cemas.

“Jangan ikuti aku, urusi saja I-Phone mu itu” kataku ketus pada Eunhyuk.

“Yaaa, kau marah lagi padaku? Salah ku apa? Dari semalam kau seperti ini” Eunhyuk menatap dalam ke mataku.

“Annio” jawabku singkat

Eunhyuk masih menatapku lekat, beberapa saat kemudian dia tersenyum dengan senyum gummy nya. “Aku baru ingat kalau aku melupakan sesuatu. Ini sudah tanggal berapa. Kau sedang kedatangan tamu ya. Resiko ku menjadi seorang namja, aku harus bersabar selama seminggu ke depan di marahi oleh mu” Eunhyuk tersenyum jahil lalu kabur sebelum aku menangkapnya.

“Yaaa Hyukie babo, tidak sopan berbicara seperti itu” aku mengejar Eunhyuk yang sudah melarikan diri.

Sungmin POV’s

Astaga suara ribut apa lagi ini? Bukannya dua biang keladi ribut sedang pergi?. Aku segera keluar kamar melihat apa yang terjadi. Ternyata Eunhyuk dan Rae Bin main kejar-kejaran di dalam dorm. Aigo, mereka seperti anak kecil saja. Baru saja hariku akan tenang tanpa 2 evil tambahan itu. “Yaa Hyukie, Rae Bin. Jangan main kejar-kejaran di dalam dorm, sudah seperti Kyu dan Yong Soon saja” teriakku pada mereka.

Rae Bin segera menghentikan larinya dan melirik ke arahku dengan tatapan rasa bersalah. “Mianhae oppa, habisnya Hyukie sangat menyebalkan” katanya.

“Dapat” Hyukie memeluk Rae Bin dari belakang lalu mencium pipinya. Aaiisshh pemandangan apa lagi ini. Keterlaluan sekali.

“Yaa Hyukie babo, disini ceritanya siapa yang mengejar siapa. Harusnya aku yang menangkapmu” celoteh Rae Bin pada Eunhyuk sambil menjitak kepalanya.

“Sepertinya tadi aku mendengar namaku di sebut” tiba-tiba Kyu keluar dari kamar kami.

“Anniyo” jawabku singkat, aku sadar tadi aku memang manyebut namanya dan Yong Soon. Tapi kulihat raut wajah Kyu tidak mengenakkan sekali, nanti yang ada ke.evil.an nya kumat. Aku kembali masuk ke kamar, tak ingin ambil pusing dengan sikap aneh para dongsaengku. Harusnya tadi aku ikut Kangin hyung saja. Huffttt…

Yesung POV’s

Dari tadi aku hanya sibuk mengurusi Dakoma dan belum keluar kamar. Nanti Yeon Ji sudah datang, dia kan kebiasaan sekali kalau datang ke dorm tidak langsung menemuiku kalau sudah bertemu dengan Yong Soon. Kalau ketahuan olehnya aku belum keluar kamar karena sibuk mengurusi Dakoma bisa-bisa dia marah lagi padaku. Repot sekali kalau punya yeojachingu seorang anak kecil sepertinya, tapi apa  boleh buat aku sudah terlanjur menyayangi anak kecil yang mengunci hatiku itu.

Aku melangkah menyusuri tangga sambil mengedarkan pandangan mencari tanda-tanda kehidupan. Tumben sekali dorm tampak sepi, seperti kuburan saja. Tampaknya aku terlalu lama berhibernasi di kamarku. Tujuan pertamaku adalah dapur, aku haus jadi aku ingin minum. Seperti biasa, pasangan JeWook sudah bermain-main dengan resep yang mereka buat sendiri.

“Annyong oppa, baru bangun tidur ya?” sapa Je Ri padaku

“hanya baru keluar kamar saja, habis mengurusi Dakoma” jawabku. Upzz,, kalau sampai di dengar Yeon Ji bisa gawat. Aku terdiam beberapa saat, tapi tanda-tanda Yeon Ji mendengar pun tidak kunjung tiba.

“Chagi, jangan ngobrol sambil memotong. Bisa-bisa nanti jarimu terluka”

“AAuuu” ringis Je Ri.

wookie segera menghampiri Je Ri. “Tuch kana pa yang oppa bilang. Jarimu terluka, sini biar oppa obati” Wookie segera membawa Je Ri kelua dapur. Akhirnya mereka keluar juga dari dapur, aku bernapas lega.

Aku segera mengambil air putih di dalam kulkas. Berhubung aku bukanlah Wookie yang betah berlama-lama di dapur, aku pun melangkah ke ruang TV. Disana hanya ada Eunhyuk dan Rae Bin, tumben mereka terlihat akur. aku melewatkan seseorang, Kyu juga sedang menonton TV? Mukjizat sekali, mana soulmatenya sekaligus musuhnya bermain game itu. Aku menghampiri Eunhyuk dan duduk di antara Eunhyuk dan Kyu.

“Apa Yeon Ji sudah datang? Ada yang melihatnya?” tanyaku pada siapa pun yang ingin menjawab.

“Tadi dia sudah datang, hanya beberapa menit dari situ dia pergi lagi. Kedatangannya yang hanya beberapa menit itu, mampu membuat kehidupan tegang untuk beberapa menit pula” dasar Eunhyuk. Jawabannya tidak sesuai dengan yang ku pinta.

Jamkan, tadi Yeon Ji kesini untuk beberapa menit saja. Ada apa ya?? Kenapa dia tidak menemuiku?

“Yeon Ji ke dorm hanya untuk membawa kabur Yong Soon” celetuk Kyu

“Mereka kemana?” tanyaku

“Sepertinya ke Mubank, Yeon Ji mengajak Yong Soon menonton BEAST dengan iming-iming Yong Soon juga bisa bertemu SHINee” jawab Kyu cuek. Raut mukanya jelek sekali.

Apa yang di bilang Kyu tadi? Yeon Ji dan Yong Soon ke Mubank. Aku mengepalkan tanganku, tanganku terasa panas dan gemetar. “Andwe” bisikku pada diri sendiri

Donghae’ POV

“Oppa, kenapa oppa tertawa” suara Hyo Soo terdengar heran di ujung telepon

“Anniyo chagiya, hanya sedikit lucu” jawabku.

“Oppa jahat, masa tidak memberi tahuku” nada bicara Hyo Soo sekarang sedikit ngambek.

“Jangan marah chagi, nanti cantikmu berkurang. Aku tertawa karena Yesung hyung sedang frustasi sekarang. Dia menarik-narik rambutnya, kau tau sendirikan kepala Yesung hyung agak lapang dari kami semua”

“huahahahaha,,, kau lucu sekali oppa” Hyo Soo tertawa.

“aahh chagi, kau juga lucu” balasku, “ayo segera ke dorm, sayang sekali kalau kau melewatkan semua yang lucu disini” lanjutku.

“Ne tunggu ya oppa. Aku juga ingin kesana”

“Ne chagi, oppa akan selalu menunggu walaupun harus menunggu selama 50 tahun”

“Tidak akan selama itu kog oppa. Annyong”

“Annyong chagi, saranghae” kemudian telpon kami pun terputus.

Aku berjalan menghampiri saudara-saudaraku di ruang tengah. “hanya ada kalian berempat?” tanyaku pada Rae Bin, Hyukie hyung, Yesung hyung dan Kyu.

“Anni, di kamar masih ada Siwon dan Sungmin oppa. Di dapur ada JeWook dan Shindong oppa” jawab Rae Bin. Tidak ada Yong Soon dan Yeon Ji? Setidaknya tidak terlalu menguras emosiku, meskipun Rae Bin selalu saja meledekku.

“JeWook sedang berduaan di teras belakang. Tadi jari Je Ri terluka” Yesung hyung menambahi masih dengan muka frustasinya.

“Syukurlah, ada sedikit kemajuan” jawabku.

“yaaa Donghae, kenapa Hyo Soo belum juga datang?”

“Sudah berapa ribu kali aku bilang panggil aku….” Aku belum meneruskan kata-kataku

“Panggil aku oppa. Tapi bagaimana kalau aku tidak mau? Kau kan lebih muda dari Hyukie” Rae Bin memotong kata-kataku sambil merong.

“Kau sungguh menyebalkan Rae Bin-ah” teriakku

“Annyong” sapa seorang yeoja yang baru masuk ke dorm, memotong keteganganku dengan Rae Bin.

“Eonnie” Rae Bin langsung beranjak dan memeluk yeoja itu. “kenapa lama sekali datangnya, aku sudah bosan sekali. Jangan bilang kau dan Han oppa tadi berlatih dulu sebelum kesini. Bagaimana latihannya, sudah bisa?” katanya panjang lebar.

Hee Yeon menjitak lembut kepala Rae Bin, padahal aku berharap kenapa tidak sekalian saja Hee Yeon menjitak keras kepalanya sekalian membalas kekesalanku dengannya. Aku duduk di samping Hyukie hyung. Merebut remot dari tangan Hyuk hyung dan menganti channel TV sesuka hatiku.

“Chamkan” teriak Yesung hyung begitu aku mengganti ke salah satu channel TV.

“wae hyung?” tanyaku heran.

“itu kan Yeon Ji dan Yong Soon. Ternyata mereka benar-benar kesana, lihat mereka antusias sekali menyaksikan BEAST dan SHINee tampil” kata Hyuk hyung heboh sambil memanyun-manyunkan bibirnya dan menunjuk layar TV.

Aku ingat kalau acara Mubank memang di tayangkan Live dari studio. Kulihat Yesung hyung mulai bringas lagi. Dia berdiri dengan kesal. “Tidak bisa dibiarkan. Aku harus cepat menjemput Yeon Ji dari godaan namja yang terkutuk itu *Gi Kwang q d bilang terkutuk. T_T*” kata Yesung hyung dengan menggebu-gebu.

“Biarkan saja mereka hyung. Aku sedang kesal dengan Yong Soon” sahut Kyu cuek. Tapi aku yakin dia juga panas melihat tayangan TV itu.

“Tidak bisa” kata Yesung hyung ketus, lalu pergi meninggalkan kami. aku ingin mengejar Yesung hyung yang pergi meninggalkan dorm dengan terburu-buru.

‘Oppa, ada apa ini?” Tanya Hyo Soo yang telah berdiri di depan pintu dengan heran. Aku ingin mengejar Yesung hyung, tapi mana mungkin aku meninggalkan Hyo Soo yang baru sampai. Aku binggung, akhirnya ku putuskan untuk menemani Hyo Soo saja.

Kyu POV’s

“Yesung hyung semangat sekali ingin menyusul kesana” gumamku cuek.

“apa kau juga tidak ingin menyusul Yong Soon?” Tanya Hyuk hyung padaku. Aku hanya diam saja.

Aku mulai berpikir, Yesung hyung akan menjemput Yeon Ji. Itu berarti Yong Soon akan sendirian disana. bagaimana kalau dia semakin dekat dengan Taemin, apalagi saat dia pulang dia di ganggu preman-preman jalanan. Andwe, aku juga tida bisa membiarkan itu terjadi. Dengan nyali sebagai seorang pria sejati aku berdiri.

“Yesung hyung tunggu aku” teriakku pada Yesung hyung yang telah berada diluar.

Aku berlari menyusul Yesung hyung agar dia tidak meninggalkanku. Aku tidak mempedulikan orang di sekitarku. Tanpa sengaja aku menabrak Donghae hyung yang sedang sibuk dengan Hyo Soo. Tapi aku tidak mengucapkan kata maaf pada Donghae hyung, salah sendiri, kenapa berdiri di depan pintu.

Advertisements

7 thoughts on “FF: Our Secret Part 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s